<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9541">
 <titleInfo>
  <title>Perancangan Kampanye Digital “Cool Teens Don’t Phub” Sebagai Media Edukasi Perilaku Abai pada Remaja</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Aurelia Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena phubbing atau kebiasaan mengabaikan orang lain karena terlalu fokus pada gadget terutama ponsel telah menjadi hal yang lumrah, khususnya di kalangan remaja. Perilaku ini dapat mengganggu kualitas komunikasi dan merusak hubungan sosial secara perlahan. Kampanye digital “Cool Teens Don’t Phub” dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai dampak negatif dari phubbing, serta memberikan edukasi dan alternatif aktivitas sosial yang menyenangkan agar mereka lebih bijak dalam menggunakan ponsel tanpa mengabaikan interaksi langsung. Perancangan kampanye ini menggunakan pendekatan AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) sebagai model komunikasi strategis. Media utama yang digunakan adalah Instagram dan Telegram dengan konten berupa Reels, Story, Post, dan unggahan Channel yang bersifat edukatif dan interaktif. Pendekatan visual mengadaptasi estetika Y2K (awal tahun 2000-an) yang relevan dengan preferensi target audiens. Kampanye ini diharapkan dapat menarik perhatian remaja melalui pesan yang ringan dan visual yang kuat, serta mendorong kesadaran akan pentingnya untuk tetap menjaga komunikasi nyata di tengah penggunaan gadget. Dengan pendekatan yang kreatif dan relevan, “Cool Teens Don’t Phub” bertujuan menjadi contoh bagaimana edukasi sosial dapat disampaikan secara efektif melalui media yang paling dekat dengan audiens walaupun gadget itu sendiri.&#13;
&#13;
Kata Kunci:kampanye digital, phubbing, remaja, AISAS, interaksi sosial.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Digital Graphic Design Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Capstone Project</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Chrisdina Wempi, M.Si.</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Syarifah Aurelia Putri</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.DGDC.009.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102666SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.DGDC.009.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9541</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-20 14:08:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 09:53:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>